Cahaya Temaram

Ungkapkan Rasamu Dengan Tulisan

Hari Pertama

Kemarin adalah hari pertama saya bekerja di perusahaan baru. Rasanya sangat grogi sampai saya terbangun beberapa kali di malam hati (satu kali terbangun karena Aksam ngompol dan membasahi sebagian kasur. Saya merasa seperti kupu kupu yang baru keluar dari balutan…
Read more

Kehidupan Baru

Aku tiga tahun lalu masih berpikir untuk terus bekerja sebagai wartawan. Masih menikmati belajar hal hal baru, atau perjalanan dinas ke berbagai daerah. Aku tau tidak mungkin selamanya berada di jalan ini. Tapi ah biar saja kupikirkan nanti menjelang usia…
Read more

Satu Lagi Alasan

“Why me?” tanyaku sambil menatap punggungnya yang bidang. Dia sedang asik mengamati pemandangan kota dari dinding kaca di ruangan ini. ‎”Why you?” ujarnya sambil menoleh ke arahku dengan bibirnya yang mengembang. Perlahan dia mendekatiku dan mengulurkan tangannya. “Why not?” ujarnya…
Read more

Surga yang Dirindukan

Jika mendapatkan rahmatNya untuk masuk surga, aku sama sekali tidak menginginkan tempat yang gemerlap‎. Tidak juga ‎hingar bingar pesta yang dipenuhi pria pria tampan. Bagiku surga yang dirindukan merupakan sesuatu yang sunyi, dimana satu-satunya “kebisingan” adalah suara alam yang bersautan‎. Ada…
Read more