Cahaya Temaram

Tak Akan Berhenti

Dear Aksam,

Ada banyak keriuhan di luar sana. Sesuatu yang sebelumnya tidak terpikirkan untuk ambu lewatkan.
Ada janji backpackeran ke tempat-tempat impian,‎ konser-konser mengesankan, film-film menarik yang mungkin susah didapatkan dvd-nya, workshop teh yang ambu nantikan, kelas menulis fiksi yang terabaikan, cita-cita sekolah lagi, tawaran proyek kerjaan sampingan, serta banyak lainnnya.

Jujur ada masanya ambu termenung karena kehilangan semua momen itu sejak kehadiranmu dalam rahimku. Maafkan ambu yang hanya perempuan biasa ini ya karena masih gamang.

Sebenarnya ada pilihan untuk tetap melakukan semuanya seperti yang teman-teman ambu lakukan. ‎Banyak dari mereka yang bisa dan hebat ko.

Tapi Ambu ingat akan satu hal, bahwa waktu bersamamu juga terbatas. Karena ada masanya kamu akan merasa risih bila Ambu ingin memeluk dan menciummu terus-terusan. Akan datang saatnya kamu memilih main bersama teman-temanmu daripada menghabiskan waktu sama Ambu. Ada waktunya kamu akan sibuk dengan kehidupanmu sendiri dan ambu bertekad untuk melepasmu saat dewasa nanti.

Jadi sebelum masa itu tiba, Ambu ingin menikmati waktu bersamamu seoptimal mungkin.‎ Ambu masih optimis ko semua hal di atas masih bisa dijalani nanti (Ambu kepedean banget ya? Hehehe). Tapi Ambu gak nyerah buat mencobanya nanti. Usia tidak akan membuat Ambu berhenti. Ambu percaya semua ada waktunya. Dan saat ini Ambu memilih untuk menjalani satu proyek besar, yaitu kontrak eksklusif menjalani hari-hari bersama kamu. (tdk)***


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *